Logo LKP UNSADA LKP UNSADA
Beranda Program Fasilitas Pengajar Berita

TOEFL atau TOEIC? Ketahui Perbedaannya Sebelum Memilih Tes yang Sesuai

31 July 2026
LKP UNSADA

Jakarta, 31 Juli 2026 – Di era globalisasi, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi yang semakin dibutuhkan, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja. Salah satu cara untuk membuktikan kemampuan tersebut adalah melalui tes kemampuan bahasa Inggris yang diakui secara internasional, seperti TOEFL (Test of English as a Foreign Language) dan TOEIC (Test of English for International Communication).


Meskipun sama-sama digunakan untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris, kedua tes ini memiliki tujuan, format, dan fokus penilaian yang berbeda. Oleh karena itu, penting bagi calon peserta untuk memahami karakteristik masing-masing tes sebelum menentukan pilihan.


Apa Itu TOEFL?


TOEFL merupakan tes kemampuan bahasa Inggris yang ditujukan bagi penutur nonbahasa Inggris untuk mengukur kemampuan berkomunikasi dalam konteks akademik. Tes ini banyak digunakan sebagai salah satu persyaratan masuk perguruan tinggi, program pertukaran pelajar, hingga pendaftaran beasiswa di berbagai negara.


Secara umum, TOEFL menguji empat keterampilan utama, yaitu Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Namun, jenis TOEFL yang diikuti akan menentukan materi yang diujikan. Sebagai contoh, TOEFL ITP hanya menguji kemampuan Listening, Structure and Written Expression, serta Reading.


Apa Itu TOEIC?


Berbeda dengan TOEFL, TOEIC dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris dalam lingkungan profesional dan dunia kerja. Tes ini banyak digunakan oleh perusahaan, institusi, maupun organisasi internasional untuk mengetahui kemampuan komunikasi bahasa Inggris seseorang dalam situasi bisnis sehari-hari.


Materi TOEIC umumnya meliputi kemampuan Listening dan Reading, sedangkan tes Speaking dan Writing tersedia sebagai modul terpisah sesuai kebutuhan peserta atau perusahaan.


Perbedaan TOEFL dan TOEIC


Meskipun sama-sama bertujuan mengukur kemampuan bahasa Inggris, TOEFL dan TOEIC memiliki fokus penggunaan yang berbeda.


1. Tujuan Tes

TOEFL lebih ditujukan untuk kebutuhan akademik. Tes ini umumnya digunakan sebagai persyaratan masuk perguruan tinggi, program pertukaran pelajar, maupun pendaftaran beasiswa.


Sementara itu, TOEIC dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris dalam lingkungan kerja. Oleh karena itu, hasil TOEIC lebih sering digunakan oleh perusahaan sebagai salah satu indikator kemampuan berkomunikasi calon karyawan maupun karyawan aktif.


2. Materi yang Diujikan

TOEFL mengukur kemampuan peserta dalam memahami dan menggunakan bahasa Inggris di lingkungan akademik melalui keterampilan Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Pada beberapa jenis tes, seperti TOEFL ITP, materi yang diujikan hanya meliputi Listening, Structure and Written Expression, serta Reading.


Sementara itu, TOEIC menggunakan konteks komunikasi di dunia kerja, seperti percakapan di kantor, rapat, surat elektronik, maupun dokumen bisnis. Tes ini umumnya terdiri atas Listening dan Reading, sedangkan Speaking serta Writing dapat diikuti secara terpisah sesuai kebutuhan.


3. Siapa yang Sebaiknya Mengikuti?

Apabila Anda berencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau mengikuti program beasiswa, TOEFL merupakan pilihan yang lebih sesuai karena dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris dalam konteks akademik.


Sebaliknya, jika tujuan Anda adalah meningkatkan peluang kerja, memenuhi persyaratan perusahaan, atau mengembangkan karier profesional, TOEIC menjadi pilihan yang lebih tepat karena berfokus pada komunikasi di lingkungan kerja.


4. Mana yang Lebih Sulit?

Tidak ada jawaban pasti mengenai tes mana yang lebih sulit. Tingkat kesulitan sangat bergantung pada tujuan dan pengalaman masing-masing peserta.


TOEFL cenderung lebih menantang bagi peserta yang belum terbiasa membaca teks akademik, memahami materi perkuliahan, serta menulis esai dalam bahasa Inggris. Di sisi lain, TOEIC lebih menekankan kemampuan memahami komunikasi yang sering ditemui dalam dunia kerja, seperti percakapan bisnis, rapat, maupun korespondensi profesional.


Referensi

  1. Educational Testing Service. (2026). The TOEFL Tests. https://www.ets.org/toefl
  2. Educational Testing Service. (2026). The TOEIC Program. https://www.ets.org/toeic
  3. Wall Street English Indonesia. (2020). Apa Itu TOEFL? Cara Belajar, dan Contoh Soal Latihan Tesnya.


Berita Lainnya